Menonton Frozen 2 Setelah 6 Tahun Berlalu

Pertama kali menonton Frozen sekitar tahun 2013/ 2014 waktu punya anak baru 1. Si KK saking sukanya sampai menonton DVD nya setiap hari, hapal tak cuma lagu-lagunya, bahkan sampai gerakannya. Beli pernak pernik Frozen mulai dari tas, peralatan makan, baju ala-ala Elsa sampai Kepang rambut, tongkat dan sarung tangannya.

Ditunggu-tunggu, lanjutannya kok tidak ada. Sampai si KK sudah SD. Sudah gak mau semua hal berbau Frozen. Eh sekarang ada sequelnya di bioskop. Baca reviewnya katanya sih bagus. Ngajak anak gadis nonton eh dianya gak mau. Untunglah di sekolah mungkin teman-temannya cerita, jadilah dia mau ikutan juga biar update kalau diajak ngobrol temannya. Hmm inilah yang dinamakan peer pressure factor kali yaa.

Tadinya mau nonton berdua aja, cuma ternyata Bapaknya dan si AD mau juga, jadilah kita nonton berempat. Seperti biasa pakai TIX.id yang beli 1 tiket kedua diskon 50%.. halah.. iklan.
Kalau belum install, download TIX ID & dapatkan LoyalTIX Point 5000 setelah berhasil daftar TIX ID, terhubung DANA & melakukan transaksi pertama.
Kode: 2YUQJN http://bit.ly/tixinvite

Frozen 2 dimulai dengan adegan flashback kakak adik Elsa dan Anna saat kecil bersama orangtua mereka. Sang Ayah Raja Agnarr bercerita bahwa Kakek mereka Raja Runeard membangun persahabatan dengan rakyat Northuldra dengan membangun jembatan diatas bendungan sungai yang memisahkan wilayah mereka. Tetapi saat penyerahan itu terjadi pertempuran. Raja Agnarr diselamatkan.

Sesudah dewasa Elsa suka mendengar suara-suara asing. Sampai saat terjadi bencana di kerajaan yang memaksa Elsa dan Anna untuk mencari tahu penyebabnya dan mengatasinya.

Seperti Frozen sebelumnya, ada tokoh Elsa, Anna, Kristoff, Olaf dan Sven.

Sebelum nonton Frozen II enaknya sudah nonton Frozen I, karena banyak cerita-cerita terkait Frozen pertama. Seperti ketika Anna dan Elsa menemukan bangkai kapal orangtuanya yang meninggal di Frozen I.

Konflik ceritanya niatnya seperti dibuat lebih ribet dari yang pertama, tapi kayaknya penyelesaiannya dibuat gampang. Saya sih lebih senang cerita Frozen I kayak yang lebih membumi dan kocak. Anak saya yang kecil sampai bosan menonton Frozen II untung ada penampilan Olaf yang menghibur.

Lagu-lagunya bagus, tapi ya karena dulu Frozen I disetel anak saya sehari 3x jadi lebih terngiang-ngiang di telinga.

Yang super duper saya suka dari Frozen II adalah kostumnya. Instead of pake baju Princess yang sorendoreri, Anna dan Elsa pake baju yang neat, simple, stylish, elegan tapi juga keliatan macho, dan tetap dengan detail yang cantik banget.

Pokoknya kalau bodynya selangsing Elsa dan Anna berasa pengen makenya deh. Mengingatkan akan baju-bajunya Kate Middleton.

Okeyy jadi perlu nonton apa nggak? Kalau punya anak perempuan seru juga sih nonton film ini. Tapi kalau anak lelaki ya udah sih ntar nunggu film balapan mobil aja.

Happy Freezing!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s