Pengalaman Mengurus Klaim Asuransi Kendaraan

Sebagai emak-emak yang tergabung dalam koalisi suami jauh di mata tapi dekat di ATM, gak bisa weekend begini keluyuran ke GBK pake baju putih. Karena weekend itu hari TERNAK LELE, anTER aNAK LEs dan beLanjE.

Weekend ini masih ditambah harus rempong urusan ngebengkel. Lha emang mudheng? Lha wong pedal ngidupin lampu sama ngidupin wiper aja suka ketuker. Tapi ya kayak pepatah:
Alda nyanyi aku tak biasa
Alah bisa karena terpaksa

Jadi beberapa hari yang lalu mobil accident gara-gara kepengen bakpau. Lampu belakang kiri pecah. Seperti kata pepatah (halah pepatah muluk), gara-gara bakpau segigit, rusak lampu sebelanga.

Dengan bimbang dan ragu
Kutelpon suamiku
Cemas akan diomelin
Ternyata cuma diketawain
“Ya udahlah urus ke asuransi. Bisa kan?”
“Ya nggak lah. Kan belum pernah.”
“Googling donk. Katanya mrs google.”

Yhaaa…

Untuung banget mobilnya diasuransi. Baru aja dateng polisnya bulan kemarin dikirim dari Jakarta. Setelah melalui perdebatan panjang ngalahin debat capres cawapres, antara suami dan istri.
“Ngapain sih bayar asuransi mahal-mahal. Aku kan cuma muter2 dalam camp kecepatan maks 40km.”
Kebetulan memang saya tinggal di komplek yang tertib lalu lintas. Walau akhirnya kalah debat dan tetap pake asuransi, terbukti kata-kata suami, bahwa mobil bombom car (istilah suami karena mobil saya gak pernah keluar gerbang camp), sekali-kali nyebrang gerbang juga gara-gara kepengen bakpau jalan Riau. Coba deh. Enak lho. #ngiklaan

Terbukti menurut suami berfaedah pahala, dan saving uang belanja. Haha..

Sekian prolognya.. ya ampun prolog aja panjang banget yaa.. Jadi cara mengklaim asuransi adalah sebagai berikut:

Pertama ke asuransi / bengkel rekanan yang ada di polis. Asuransi saya Reliance #ngiklaan. Di sana kita isi form kronologis kejadian, jam, lokasi, dan sketsa kejadian. Wah kebetulan suka gambar. Mungkin sketsa saya kalo dilombain di level klaim asuransi bisa menang #isshgeer. Abis gitu difoto-foto. Kalau disetujui, mereka buat SPK pengerjaan ke bengkel yang ditunjuk. Sebetulnya kita bisa propose bengkel yang kita mau. Cuma namanya juga pengalaman pertama, awal aku berjumpaa (yhaa nyanyi deeh). .jadi saya nurut aja dirujuk ke bengkel Vinsa oleh pegawai asuransinya.
Kalau di bengkel barangnya sudah ready bisa langsung dipasang. Cuma barang saya gak ada. Jadi harus PO ya sist. Cek inbox.. ye kali belanja online.

Setelah barang sampai, bengkel akan menelpon dan kita datang terus pasang deh.

Mobil saya kebetulan cuma pasang lampu belakang dan rumah kaca spion jadi cepat. Gak sampe satu jam.

Bayar ke kasir untuk administrasinya. Asuransi saya mencharge rp 300.000 per kejadian. Gak papalah secara harga lampunya kata abang bengkelnya 1.8juta.

Akhir kata, kamu team aliansi pake asuransi kendaraan apa nggak?

3 respons untuk ‘Pengalaman Mengurus Klaim Asuransi Kendaraan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s