MELODRAMA AVP YANG BIKIN NETIJEN (Baca : Saya) MELLOW DAN DRAMA

Tulisan ini saya buat tanggal 27 Februari, 3 hari setelah BTP keluar dari penjara untuk dikirimkan ke media online. Cuma untuk memastikan gak lolos untuk dimuat mereka jadi saya harus menunggu 7 hari. Sudah agak basi jadinya, tapi gak papa buat kenang-kenangan. Cerita bukan berisi materi politik, lebih ke materi gosip ala lambe turah 😁✌

===========

AVP disini bukan singkatan All Purpose Vehichle tetapi adalah singkatan Ahok Vero Puput. Tiga nama yang walau tidak masuk di Instagram (IG) Lambe Turah, tetapi cukup menjadi bahasan di grup WA saya dan emak-emak lainnya.

Dua puluh empat Januari 2019, Ahok atau sekarang inginnya di sebut BTP (Basuki Tjahaya Purnama), dibebaskan dari penjara untuk kasus penistaan agama. Pencinta ataupun pembencinya menyimak beritanya di media-media. Saluran youtubenya Panggil Saya BTP yang baru berisi 1 video saat ia di mobil dijemput anak sulungnya, sudah mendapat 721,463 subscriber dan 3,807,198 views. Atta Halilintar dan Ria Ricis mungkin akan punya pesaing nanti. 

Tak cuma merambah Youtube, netijen julita jaya seperti saya juga mengecek ke akun Instagram milik Ahok dan relatives-nya. Karena memang muncul di feed saya. Di akun adiknya @fifiletytjahajapurnama tampak 2 foto Ahok diantara saudara dan kerabatnya. Tetapi tampilan berbeda tampak di akun @happydjarot, Istri mantan Wagub Djarot. Di suasana yang sama tampak sosok Puput yang sebelumnya ramai diisyukan di media akan dinikahi oleh Ahok. Karena perbedaan foto inilah saya mampir kembali ke IG @fifiletytjahajapurnama dan membaca komentar netijen yang mewakili beberapa perasaan saya. 

Disini batin emak-emak baperan seperti saya yang sejak kecil dijejali cerita happily ever after, romansa once in a lifetime dan berharap naif hubungan yang retak atau hancur bisa diperbaiki dengan lem UHU, merasa terpoteque. 

“Kok bisa sih Pak, move on begitu cepat?”

Apa iya Ahok move on terlalu cepat? Bisa dilihat di timeline berikut ini:

9 Mei 2017 : Putusan Pengadilan

6 September 2017 : Surat Ahok untuk Ulang Tahun Pernikahan mereka

4 Desember 2017 : Surat Ahok untuk Ulang Tahun Vero. Masih romantis, cin. 

5 Januari 2018 : Ahok menggugat cerai Vero

4 April 2018 : Putusan cerai pengadilan

24 Januari 2019 : Ahok bebas dan membawa Puput dalam beberapa acara

Dari timeline jarak antara putusan cerai pengadilan lebih dari 9 bulan, ya kalau ibarat bayi bisa dari benih sampai lahir ke dunia, memang gak cepat-cepat banget sih. Mungkin saya yang mantan anggota KEJORA, Kelompok Jomblo Ceria, saja yang iri hati karena dulu boro-boro nyari pasangan 9 bulan, 9 tahun aja belum tentu dapet. Tapi ya tetap terbilang fantastis. Secara Ahok di penjara, nggak bisa kemana-mana, gak bisa ngajak nonton, nraktir makan, ngasih bunga, kok bisa-bisanya dapet mbak kinyis-kinyis. Mungkin hanya pesona Ariel yang bisa menandingi Ahok, setelah di penjara tetep bisa dapet mbak Sophia dan adik Pevita nan kinyis-kinyis #terlambeturah.

Oke, argument saya terlalu cepat move on sudah terpatahkan. Tetap sebagai netijen nan resek, harus tetep ada yang di-complain. 

“Kok nyarinya yang masih muda banget sih Pak?” 

Dan ini valid. Karena Mbak Puput baru berumur 21 tahun. Sama umurnya dengan anak pertamanya Sean. Saya bayangkan waktu umur saya 21 saya lagi ngapain ya? Pastinya masih jomblo, dan cuma runtang-runtung asistensi gambar sama makan nasi kucing. Sekali-kali ngecengin anak basket atau anak band… Haissh… Boro-boro kepikir memikat hati om-om 50 tahunan dan harus bertanggungjawab menjadi ibu tiri dari 3 anak ABG. Tapi Mbak Puput pasti beda, sebagai seorang polisi wanita (mantan karena dia sudah mengundurkan diri dari pekerjaannya), didikan, kemandirian dan ketangguhannya tentu beda kelas dari anak kuliahan alay macam saya dulu. Kisah anak dan ibu tiri jaman now juga gak sesuram cerita Cinderella atau Snow White, karena di dunia nyata ada ibu-ibu tiri super baik (hasil kepo Instagram artis) kayak Ashanty dan Ririn Dwi Ariyanti.

Masih gak puas keponya “Kok bisa sih Pak, gak jaga perasaaan anak-anak?” 

Kebayang gak sih, setelah berpisah 20 bulan dengan bapaknya, yang harusnya jadi momen kangen-kangenan antara anak, ayah dan (mantan) ibu tiba-tiba ada sosok baru diantara kita. Walau berpisah, kalau masing-masing belum bawa pasangan kan masih bisa jalan bareng anak-anak. Ya ini murni kesotoyan hasil kebaperan saya. Karena lagi-lagi argument terbantahkan, karena masih banyak anak-anak yang menikmati kebersamaan dengan orangtua yang berpisah, walau mereka sudah punya pasangan. Contohnya… bentar saya cek IG selebriti lagi ——————– (jeda,cek IG dulu)——————– Deddy Corbuzier misalnya atau Nafa Urbach… haha… akhirnya nemu juga. Sekali lagi kebaperan saya tak beralasan.

Akhirnya setelah kebaperan saya terpatahkan, saya mencoba mengikhlaskan Pak Ahok dan Mbak Puput… yee lagian siapa gue, mau gak ikhlas. Kayak mereka nikah bakal ngado kulkas dan TV aja… rempong. 

Tapi drama episode baru dimulai karena temen share vlog dari saluran youtube osotv saat Ahok dan Puput ke rumah Pak Oso. Disitu Ahok menceritakan alasan-alasan mengapa dia memilih Puput sebagai calon istrinya. Berikut saat dia mengutip kata-kata ibunya:

“Istri kamu harusnya pengganti saya, soal masak memasak bikin kue atau ngurusin kamu. Yang dulu kan gak mau.”

Wait… wait… wait… Why do you go to Reino Barack level, Pak? Haha… Just because you want to take a woman’s heart doesn’t mean you have to break another woman’s heart. 

Kata-kata bapak menyakiti hati saya dan emak-emak yang mengandalkan jasa ART dan go food untuk menu makannya Pak. Memuji Mbak Puput bisa masak, bikin kue dan mengurus bapak, gak harus membuat bapak menjelek-jelekkan Bu Vero gak mau melakukan itu semua. Bapak mungkin lupa kalau alasan jatuh cinta Bapak ke Bu Vero dulu adalah:

1. Pintar bernyanyi dan main piano

2. Terinspirasi orang tua yang terpaut usia jauh

3. Kalau mau lihat cewek yang bagus itu lihat dari kakinya dulu, hoki apa nggak. Itu kata emak gue. Okelah, ini betisnya lumayan

Jadi kalau dari dulu sudah sadar bahwa memasak bukan alasan bapak jatuh cinta sama yang lama, gak usah juga dimasalahin sekarang. She’s not change at all. You’re the one that change your standard. Apalagi kalau alasan tidak mengurusi Bapak. Weww… Sekarang orang yang baru seorang diri mengurus bapak tentu levelnya maksimal 100%. Tapi kalau sudah jadi level seorang Ibu mengurus bapak dan 3 anaknya (dimana si suami super sibuk sehingga mostly ibu harus handle anak sendirian), bapak bisa kebagian 25% perhatian saja itu sudah super. Jadi untuk poin ini, mohon maaf, Gak Mashook Pak Ekooo!

Poin selanjutnya. Ahok mengutip kata kerabatnya, kurang lebih “Istrimu yang dulu gak punya nasib dampingin. Gak bisa terima itu hoki. Makanya kamu harus cari yang bisa sama hokinya sama sama kamu. Garis tangan sama.” Dan mereka menjejerkan kedua tangan mereka di TV dengan sweetnya. Saya gak masalah dengan romansa yeobo dan buin. Panggilan sayang kedua pasangan yang ala-ala drama Korea. Tapi yang jadi masalah membawa-bawa mantan disana. Dulu bilang betis membawa hoki sekarang garis tangan. Ya kalau yang dulu gak bawa hoki, mana mungkin bapak jadi Gubernur DKI. 

Walau semua kalimat diatas hanya mengutip kata orang lain, tidak patut rasanya menjatuhkan pasangan lama demi memuji pasangan yang baru. Terutama karena dia adalah Ibu anak-anak kita. Kalau ditanya orang apa alasan memilih Mbak Puput, bisa dicari alasan elegan seperti “Saya jatuh cinta. Dia mendampingi saya di masa-masa sulit saya.” Dijamin emak-emak baperan akan lebih termehek-mehek.

Akhir kata, Selamat atas kebebasa Pak Ahok, sekarang menjadi BTP, dan baru kepikir, mungkin singkatannya Basuki Tjinta Puput 🙂

Selamat buat Mbak Puput, semoga bisa menjadi keluarga yang dipenuhi cinta kasih dengan pak BTP. 

Buat Bu Vero, tetap semangat. Semoga selalu bahagia.  

Satu respons untuk “MELODRAMA AVP YANG BIKIN NETIJEN (Baca : Saya) MELLOW DAN DRAMA

Tinggalkan Balasan ke ndu.t.yke Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s