Mengajak si Kecil Nonton Bumble Bee

Anak pertama saya nonton film di bioskop perdana waktu umur 3 tahunan. Filmnya Paddington. Itupun kebanyakan dia tidur di sepanjang film. Dan seperti emak-emak narsis lainnya, posting foto dan hasilnya aneka comment. Katanya gak disarankan untuk anak kecil nonton bioskop karena mereka belum bisa membedakan realitas dan tontonan. Saya setuju untuk membawa anak saya nonton saat dia gedean sih. Tapi bukan dengan alasan keren begitu, cuma bioskop terlalu berisik menurut saya jadi harus bawa penutup telinga kalau terpaksa mau ajak mereka nonton. Alasan lainnya anak kecil belum ngerti banget jalan ceritanya, belum betah-betah banget nonton 2 jam nonstop bergelap-gelap pula. Paling di tengah film tidur, yaah mak irit rugi bandar udah bayar full film..haha. 

Pas anak kedua sampai umur 4 tahunpun saya gak berniat ngajak dia nonton bioskop. Bukan apa-apa, dia gak type anteng dan sweet kayak kakaknya. Tapi petakilan dan ceriwis. Gak kebayang berisik dan rempong nganggu penonton lainnya.

Tapi si ayah ngajak nonton bioskop. Dan walaupun kami beda aliran membawa anak ke bioskop, tapi karena menikah itu intinya musyawarah untuk mufakat ya udah deh nonton gak papa. Tapi kalau bocil riwil dia harus bawa keluar. Saya? Ya lanjut nonton…haha..istri macam apa ini? Istri yang sayang duit udah bayar full tentunya.. haha.

Soal film sempat ada dua opsi. Bapaknya pengen liat Bumble Bee, saya dan si kakak yang perempuan prefer liat Aquaman, karena liat posternya mobil robot begitu. Laki banget deh. Sekali-kali berikan kemenangan receh untuk pasangan, agar kita bisa menang pemilihan suara dalam hal yang lebih besar (tips mamah beibeh). Saya cek film Bumblebee untuk 13 tahun keatas sebetulnya tapi katanya gak ada adegan mengkhawatirkan. Ya udah deh. Baru soal milih film aja udah rempong. Tambah lagi pas milih snack. Si adek mau teh botol dingin. Bioskopnya gak jual teh botolan. Ayahnya beliin teh lychee karena teh jawa di menu belum ready kata yang jual. Ini gimana sih bioskop udah dibuka kok minumannya belum siap. Padahal bikin teh kan gampang aja ya. Dan bener kan si bocil gak doyan teh lychee. Katanya iih tehnya kayak sirup. Hmm..mak pengiritan tambah kesel.. haha. Karena waktu ke jam tayang mepet, gak bisalah kita keluar dulu nyari teh. Jadi langsung cuzz masuk ke dalam. 

Saat milih kursi si adek dan kakak ribet soal posisi duduk. Mau ibunya di tengah-tengah mereka tapi gak ada yang mau di pinggir di sebelah orang gak dikenal. Fuiih emak harus mengelus dada. Pastikan mengelus dada sendiri ya, bukan dada orang lain. Akhirnya bisa nonton deh. Film pertama yang kita tonton sekeluarga full team.

Foto keluarga. Si adek gak keliatan karena dia berdiri gak mau duduk 😁

Sekian prolognya. Prolog aja udah panjang bets ya. Sekarang resensi filmnya:

Karena ini film pilihan bapaknya, saya gak terlalu ngeh sebenernya ini film apa. Pas liat robot-robot saya tanya sama si kakak, “eh kayaknya ini pernah ada di TV ya?”. Kata si kakak: “Bunda, Bumblebee itu bagian dari Transformer. Jadi memang pernah ada di TV.” Ooo..

Film dibuka dengan gedombreng berisik perang di Cybertron, planetnya para robot transformer. Si kakak langsung ribet minta penutup telinga karena berisiknya suara. Untung bapaknya yang frequent flier Batik selalu bawa handsfree/earphone (secara buat dicolok nonton film di pesawat). Jadilah bisa dipinjem buat nutup kuping si kakak. Lha adeknya gimana? Adeknya gak khawatir sama berisiknya bioskop karena suara dia lebih berisik lagi. Kita sampe sibuk ngingetin ssst ssst bolak balik.

Di Cybertron, perang terjadi antara kelompok Autobots yang dipimpin oleh Optimus Prime melawan Decepticons. Di tengah perang itulah salah satu autobot, B-127 dikirim ke bumi. 

B-127 jatuh ke bumi di tengah latihan perang-perangan yang dipimpin Letnan Jack Burns. Seorang agen pemerintah dari sektor 7. Disana lawannya kaum Decepticons juga datang, mereka bertarung sampai akhirnya B-127 harus kehilangan memori dan suaranya. Sebelum dia pingsan/koma ya, dia melihat penampakan mobil VW beetle (a.k.a VW kodok), sehingga dia bertransformasi menjadi mobil VW beetle kuning.

Cerita berpindah ke Charlie, seorang gadis remaja yang ayahnya telah meninggal dunia. Dia tinggal bersama ibunya yang sudah move on dengan ayah baru dan adik laki-laki, Otis. 

Charlie bertemu dengan B-127 di sebuah tempat penampungan barang-barang bekas milik Hank temannya. Hank memberikan mobil VW rongsok itu sebagai hadiah ulang tahunnya. Saat Charlie memperbaikinya, B-127 berubah menjadi robot. Disitulah awal mereka berkenalan dan menjadi sahabat. Charlie memberikan nama dia Bumblebee. 

Saat dihidupkan dan diperbaiki, Bumblebee mengirimkan sinyal ke Cybertron, sehingga tertangkap oleh Decepticons yang kemudian memburunya ke bumi. Dua Robot decepticons itu, Shatter dan Dropkick,  bertemu dengan Letnan Jack Burns dan pasukannya serta Dr. Powell, agen yang berinisiatif bekerja sama dengan Decepticons memburu Bumblebee dengan memanfaatkan jaringan satelit Amerika. 

Singkat kata singkat cerita akhirnya kedua decepticons dibantu pasukan sektor 7, berhasil menangkap dan menyiksa Bumblebee. Dari proses itu, dr Powell menyadari bahwa dia salah. Karena ternyata yang jahat adalah decepticons bukan bumble bee. Tapi terlambat karena dr Powell dibunuh oleh salah satu decepticon (gak tau yang mana karena gak apal sama robot-robot itu..haha).

Kedua decepticons berusaha memasang alat beacon untuk berkomunikasi dengan decepticons lain agar datang ke bumi dan menguasai bumi. Alat itu dipasang di menara yang tinggi. Sementara bumblebee bertarung dengan mereka, Charlie berusaha memanjat menara dan menonaktifkan beacon. 

Seperti cerita pada umumnya jagoan menang. Charlie berkumpul dengan keluarganya. Menjadi lebih menerima kehadiran ayah tiri, ibu dan adiknya yang ternyata sangat menyayangi dia. 

-end-

Back to bocils. Jadi sepanjang film, 5 menit si adik petakilan, nonton sambil berdiri, protes lampu mati, protes teh lychee, protes semuanya. 5 menit berikutnya menyimak film dengan antusias. Sisanya tidur dipangku.. yhaaa kaan ngapain bayar kursi? Wkwkw tetep pelit dan perhitungan.

Kakaknya yang tadinya mau nonton Aquaman, ternyata seneng banget sama filmnya. Seru katanya. Filmnya cukup oke, gak ada adegan sadis berlebihan. Adegan kiss kayanya cuma di si ibu sama si bapak tiri di awal film. Apakah bisa ditonton anak-anak? Tergantung kebijakan di rumah masing-masing 😊. 

O iya nonton film ini dan bayar pake M-Tix sedang ada promo beli 1 gratis 1. Mau install dan dapat voucher gratis rp 25.000? Klik link dibawah ini dan masukkan kodenya ya.

Kode: 2YUQJN http://bit.ly/tixinvite

Happy watching 😁😁

Iklan

6 respons untuk ‘Mengajak si Kecil Nonton Bumble Bee’

  1. Hahahaha.. aku lebih suka prolognya daripada cerita bumblebee karena akupun sebenarnya malas nonton film robot2an, tipe pelupa apalagi pemainnya gak kece ato gak di kenal (emang kenal dimana coba ya) hahahaha..

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Menonton Keluarga Cemara bersama si Kakak – CurcolBudol Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s