MENGAPA SAYA MENULIS BLOG?

Kalau ditanya kenapa saya menulis blog, jawaban dodolnya adalah karena menulis prasasti so last year, eh so last century yaa.. hihi.. Jadi apa dong jawaban seriusnya?

1. Alasan mendasarnya adalah karena saya suka menulis.

Padahal dulu jaman awal-awal di SD kalau testing (#jebakanumur, anak jaman now istilahnya bukan testing kayaknya) pelajaran bahasa Indonesia dan ada soal mengarang, waduh udah pusing pala barbie. Biasanya sehari sebelumnya, kakak saya sudah buatkan beberapa karangan yang umumnya dijadikan tema testing jadi saya tinggal menulis ulang saat ujian. Jadilah dari tahun ke tahun tema karangan saya berkisar antara “Pulang ke rumah Nenek”, “Liburan di desa”, “Jalan-Jalan ke Yogya” dan sejenisnya. Yhaa gak kreatif yaa. Untungnya saya rajin membaca dan gemar menabung serta mengamalkan dasa dharma pramuka lainnya, jadilah mulai suka baca buku Lima Sekawan, Tintin, Nina (yhaa #jebakanumur lagi) dan sejenisnya yang sedikit banyak membantu perbendaharaan kata dan imajinasi saya.

Di saat ABG tambah lagi trend diary berkunci tempat menulis curhatan akan mulai dari guru yang ngeselin sampai cowok yang dikecengin (another istilah #jebakanumur). Jadilah ya semakin canggih aja menulisnya dari awalnya di diary sampai memberanikan diri kirim ke tabloid dan majalah. Dimuat? Nggak.. haha.. Akhirnya dari sekitar 5 artikel yang saya kirim ada 1 yang dimuat, dan dapat honor sekitar 300 ribu rupiah. Lumayan banyak karena saya menulis di awal tahun 2000-an. Senangnya gak ketulungan. Sampai tabloidnya saya simpan dan bawa kemana-mana. Sayangnya, sekarang tabloidnya sudah tidak terbit lagi.

2. Tempat Curhat 

Di era Friendster (#jebakanumur nomer sekian), mereka juga menyediakan blog di dalamnya. Semacam feature Notes di Facebook. Saya cukup punya banyak tulisan disana, yang enteng-enteng aja sih semacam curhatan tapi gak terlalu personal, jadi bisa di share ke umum. Bisa cerita hape ilang, cerita jalan-jalan, sampai curhatan yang gak ada orang mau dengar.. haha. Masalahnya Friendster pun tutup plus blog dan tulisan-tulisan saya yang terkubur di dalamnya. Syedih.

3. Wadah Promosi dan Jualan Produk

Waktu gabung dengan beberapa MLM, saya belajar marketing melalui blog. Disitu gak sekedar menulis seperti blog di dalam friendster, tapi juga membuat setingan sederhana, mengedit widget, edit template, bikin link banner dan sebagainya. Isi blog saya jadinya berkisar produk yang kita mau jual, kadang buat review singkat produknya, share promo-promo atau paket jualannya, dan sejenisnya.

Seperti nasib tabloid dan friendster, kembali lagi saya mengalami kematian blog jualan saya : Multiply. What’s wrong with me yaa? Kalau Midas semua yang dia sentuh menjadi emas, lha kok kalau saya semua yang disentuh menjadi tewas. Hiks.

4. Berbagi Informasi

Sejak beberapa ‘kematian’ itu saya vakum menulis cukup lama. Sampai suatu hari ada semacam workshop kewirausahaan dari kantor. Si bapak pembicaranya bilang untuk punya personal branding dan buat blog sendiri yang isinya menjual diri kita. Jadi misal kita punya hobi memasak, nah bisa bikin blog berisi foto-foto masakan dan resep kita. Kita gape mengurus anak, bikin blog berisi parenting, sering jalan-jalan bikin blog tentang travelling, dan sebagainya. Nah kan saya gak bisa semuanya, gimana mau berbagi informasi?

Di saat yang sama, saya lagi hamil anak kedua, suka ketemu sama ibu-ibu menyusui di ruang pumping di kantor sampai bikin gank Emping Hebring (Emak Pumping Heboh Brisik dan Garing). Di situ kita curhat seputar MPASI, urusan anak mau sekolah dimana, pembantu resign, toko online yang recommended, tempat les anak, dan masalah remeh temeh lainnya. Walau remeh, karena ini masalah klasik dan berulang, kenapa gak ditulis sebagai bahan referensi.

Jadilah saya bikin blog personal : http://www.curcolbudol.com. Hah, nama macam apa ini? Ya karena itu singkatan curahan hati colongan bunda dodol. Issh kok dodol sih, ya karena saya item manis kayak dodol… yee nggak dink. Ya karena isi informasinya bukan yang super faedah kayak para super mom yang jago masak, ngatur rumah, parenting, dsb. Tapi isinya ya cerita emak-emak biasa berjibaku mengenai hal-hal yang biasa juga. Walau cuma biasa aja, tapi blog saya mempunyai tujuan mulia meng-encourage ibu-ibu lainnya lho. Kok bisa? Ya karena habis baca blog saya, mereka gak akan merasa biasa-biasa aja, karena ternyata ada yang lebih dodol dari mereka, yaitu saya.. haha.

5.Menambah Teman

Sesudah blog saya lumayan berisi, berani deh join komunitas blogger. Disitu bisa kenal dengan blogger-blogger lain dan tertakjub-takjub lah saya sama isi blog mereka. Selain tulisannya yang super keren, tampilan blog mereka bener-bener canggih seperti website profesional. Selain saling follow di blog, juga saling berteman di media sosial. Seru sih melihat beragam tema dalam blog mereka.


6. Mendapatkan Keuntungan Finansial /Material

Walau masih level pemula dibanding blogger lainnya, tetap bisa kok mendapatkan beragam keuntungan dari menulis blog. Bisa ikut beragam lomba menulis blog. Pernah menang? Nggak. Haha. Tapi tetep sering kok dapet free gift kayak voucher belanja, merchandise, sample produk, dan tawaran-tawaran lainnya. Voucher belanja paling tinggi yang pernah saya dapat MAP 500,000 rupiah. Walau bukan hadiah utama tapi tetep aja udah senang. 

Jadi itulah alasan-alasan kenapa saya menulis blog.

Di belakang, ternyata anak saya mengintip komputer saya dan ketawa terkikik-kikik, “Bundaa… alasan bunda menulis blog karena bunda tidak ada kerjaan.” Sssttt… jangan buka rahasia dong ah.

 

Tulisan pertama dari #BPN30dayChallenge2018 dari @BloggerPerempuan.

Iklan

4 respons untuk ‘MENGAPA SAYA MENULIS BLOG?’

  1. Yaampun friendster, kenangan masa sekolah banget ini :””””””) terus dulu kayak susah sekali kirim tulisan buat dimuat di majalah, tapi memang sepertinya tulisan saya yang kurang beres, hihi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s