Film-Film Detektif Kesukaan Saya

Mungkin film detektif kesukaan perdana saya adalah Remington Steele. Kayaknya diputar di TVRI setiap Sabtu (sempat juga diputar di SCTV). Diperankan oleh Pierce Brosnan yang udah cakep sejak dahulu, dan juga dibumbui cerita-cerita romantis gengsi-gengsian dengan partner detektifnya Laura Holt. Saking sukanya sama film ini kayaknya dulu saya sampe rebutan channel TV sama ibu saya.

Setelah itu kuliah jarang nonton TV. Bukan karena rajin belajar, tapi kebanyakan mblayang ūüôā Sesudah kerja di perusahaan kontraktor di luar pulau lebih jarang lagi nonton TV. Selain gak punya TV di kamar kadang harus tugas di hutan yang kalau liat TV harus pakai parabola dan kadang teman-teman kerja lebih suka nonton DVD dangdut koplo..haissh… Habis gitu pindah kerja di Jakarta makin gak bisa nonton TV karena pulang kerja dan kuliah¬†sudah malaaam hari banget. Terus pindah ke luar pulau lagi, bisa tinggal di wisma perusahaan dan tersedia layanan TV kabel full channel di dalam kamar. Nonton film detektif? Nggak. Malah lagi suka-sukanya film lepas versi HBO dan teman-temannya¬†serta Desperate Housewives.

Saya baru kembali menyukai film detektif setelah anak kedua lahir. Karena dia baby yang tidak mau menyusu langsung jadilah pagi siang sore malam harus pumping agar cukup untuk stocknya. Disaat ibu-ibu lain bisa tidur kelonan sama baby dan kalau dia owek owek tinggal mak plorot lep. Saya harus bunyiin alarm jam 12 malam untuk pumping. Pastinya ngantuk banget. Nah biar melek saya sambi nonton TV. Sebelumnya saya sempat anti TV kabel. Selain falsafah hidup #EmakIrit juga pengennya sih anak-anak bebas TV. Apa daya kasihan sama bapak saya yang suka nginep di rumah dan pembantu yang gak bisa nonton Dangdut akademia. Jadilah saya pasang TV kabel yang paling murah di kelasnya. Jadilah kalau saya pumping opsi saya nonton adalah Fox dan Fox Crime yang isinya film-film pembunuhan ūüôā

Mulai deh addicted lagi. Jadi inilah film-film kesukaan saya yang membantu saya ronda di tengah malam.

  1. CSI – Crime Scene Investigation :

CSI

CSI ini salah satu film favorit saya. Menurut saya keren banget cara mereka memecahkan suatu kasus pembunuhan dengan prosedur forensik. Jadi gak ada tuh yang namanya nyiksa tersangka untuk dapet pengakuan, nebak pembunuh dari wawancara dengan banyak saksi, atau dapet info dari dukun (eh walau di luar negeri ada juga lho dukun yang membantu polisi). Pembunuh ketemu ya karena ada bukti real di lapangan atau di badan si pembunuh. Walau ya seringnya aneh sih, masak udah abis mbunuh gak buru-buru ganti baju. Jadi kadang ketemu bekas darah, serat baju, helai rambut korban di baju pembunuhnya.

CSI sendiri terdiri dari beberapa serial. Yang saya tahu sih :

  • CSI doank atau¬†boleh juga disebut CSI Las Vegas karena mereka dinasnya di Las Vegas¬†: terdiri dari 15 season mulai dari tahun 2001 – 2015. Dan diakhiri Season Finale sebanyak 2 episode di 27 Desember 2015. Pemainnya bisa dibilang gak cantik dan ganteng seperti CSI seri lainnya, sok cool, cenderung jutek, tapi saya malah lebih suka¬†serial ini. Sampai episode¬†11 laboratorium forensik masih dipimpin oleh William Petersen¬†(Gil Grissom) yang agak-agak ada affair sama Jorja Fox¬†(Sara Sidle). Tapi ya affairnya tipis banget, jangan harap romance kayak film Remington Steele. Itu aja udah ada sebutan GSR (Grissom Sara Romance) halaah. Tapi buat saya sih Grissom kadar coolnya udah level ngeselin, berasa ceweknya dicuekin. Jadi cmon Sara you deserve to have more..haaalah lagi ūüôā Mulai episode ke 13 kepemimpinan Grissom diganti oleh Ted Danson¬†yang lebih manusiawi dan mengayomi sebagai boss. Tapi kurang punya kharisma sekuat Grissom. (kaya saya yang sotoy ini). Nanti pas di episode CSI Season Finale Sara dan Grissom ketemu lagi. Tapi tetep saya ngrasa Sara yang terlalu ngejar sih. Issh baper.
  • CSI New York : terdiri dari 9 season dari tahun 2004 – 2013.¬†Direktur¬†crime lab nya¬†Gary Sinise¬†(Mac Taylor). Gak cakep tapi cool (bukan yang ngeselin kayak Grissom) but care… tsaah.. ini bahas film detektip apa bapak detektip siih.
  • CSI Miami : terdiri dari 10 season sejak tahun 2002 – 2010. Bos lab crime nya adalah Horatio (David Caruso). Seorang yang kayaknya mukanya lempeng tapi super duper care dan helpful (terutama kepada korban yang ciwi ciwi). Walau pendiam buat saya sih dia gak keliatan cool sama sekali, berasa malah DDG, diem diem genit. Di seri yang ini juga kayaknya karakter bossnya terlalu mendominasi cerita filmnya kayak yang super baik jago dan hebat. Sirik ya saya… haha abis gak demen sama tokohnya. Anak buahnya semua cakep dan cantik. Flamboyan dan stylish (mungkin karena Miami pantai ya). Walau tetep aneh sih polisi cewek pake clana dan blazer putih putih, high heels.. lha bukannya ribet dan kotor ya kalo meriksa tempat kejadian perkara. Tapi herannya bajunya tetap bersih. Pasti karena rinsonya.
  • CSI Cyber : CSI yang menangani kejahatan-kejahatan yang melibatkan dunia maya. Release sebanyak 2 season dari tahun 2014 – 2016. Patricia Arquette¬†sebagai Dr. Avery Ryan¬†adalah kepalanya yang kemudian digantikan Ted Danson yang main di CSI saja. Buat saya ini film CSI yang paling membosankan, jadi cuma ditonton kalau udah gak ada tontonan lain aja.

Nilai :¬† 9. Miami 8.5¬†deh (kecuali kalo tokoh bossnya ganti…eeh :)). Cyber 7.5 aja lah.

2. NCIS РNaval Criminal Investigative Service : Masih film-film investigasi pembunuhan juga, cuma hanya yang melibatkan tentara angkatan laut dan marinir saja. Sampai sekarang sudah masuk ke season ke 16 sejak tahun 2003. Lumayan awet ya? Dibintangi oleh Mark Harmon sebagai Leroy Jethro Gibbs yang walau sudah tau tapi gantengnya paripurna..haha.

Sama seperti CSI, NCIS juga mempunyai¬†‘adik-adik’ ¬†di :

  • NCIS New Orleans : Dipimpin oleh ¬†Scott Bakula¬†sebagai Dwayne “King” Cassius Pride. Udah tua juga sama kayak Mark Harmon, cakep sebenernya, cuma saya sudah terpatri dengan peran dia di film Quantum Leap, yang suka pindah-pindah dan ganti-ganti peran termasuk jadi cewek. Jadi gak bisa melihat kadar coolnya. haha.. Saat ini sudah memasuki episode ke 5 sejak tahun 2014.
  • NCIS Los Angeles : terdiri dari 10 season sejak tahun 2009 sampai sekarang. Dengan tokoh utama Special Agent G. Callen yang diperankan¬†Chris O’Donnell,¬†cakep ya? Kok saya gak inget pernah nonton NCIS dengan jagoan cakep yang masih muda ya? Baiklah nanti saya coba cari-cari lagi di channel TV siapa tau nemu filmnya.

Buat saya sih mungkin filmnya OK, cuma karena memang kejahatannya spesifik di karangan navy mungkin tema filmnya jadi membosankan. Beda sama CSI yang bisa temanya lompat-lompat. Mulai dari pembunuhan anak-anak kecil yang kirain bersifat acak eh tau-taunya di rencanakan karena persaingan masuk ke sekolah bergengsi (hii serem aja kalo masuk TK aja saingannya sampe tembak-tembakan) sampe ke cerita nenek-nenek yang nabrakin mobilnya agar dapet claim asuransi.

Nilai : 7.5 juga deh.

3. Bones : Agak-agak mirip CSI karena mengutamakan forensik. Biasanya mayat-mayat yang dateng sudah rusak berat. Jadilah forensiknya berfokuskan pada tulang seperti judulnya.

Tokohnya Emily Deschanel¬†sebagai Dr. Temperance “Bones” Brennan: ahli forensik¬†yang pinter banget, jutek, mo menang sendiri, dominan, ketus dan tegas. Cowoknya agen khusus FBI David Boreanaz¬†sebagai Seeley Booth¬†yang nanti di episode ke 9 menikahi Bones. Cakep¬†trus kayak yang baik dan manutan, berasa suka geregetan karena kayak terjajah sama Bones (ya gini deh emak-emak, gampang¬†baper¬†liat yang cakep-cakep).

Total episode 12, dari tahun 2005 – 2017. Walau sama-sama mengutamakan data forensik, tapi karena judulnya Bones, jadi ya terbatas di tulang belulang. Kurang banyak cerita di balik tokoh-tokoh korban atau pelaku yang kadang ironis dan tragis kayak CSI.

Nilai : kalau liat Boothnya sih pengen ngasih 8.5, tapi karena gak suka sama Bonesnya¬†8 aja deh ūüôā

4. Criminal Minds : Kalau film-film lain kita dibuat penasaran dengan menebak siapa penjahatnya. Film ini malah biasanya dibuka dengan adegan ketahuan penjahatnya duluan lagi menyiksa korbannya. Trus baru deh cerita soal gimana para agen FBI dari BAU (Behaviour Analysis Unit)¬†melacaknya. Kejahatan disini biasanya sih yang berantai gitu, super sadis dan psikopat. Tokoh Penelope nya agak annoying buat saya, dandannya terlalu lebay plus kayak anak-anak, mana dapet pacarnya Derek Morgan yang lumayan cakep lah… (issh emak-emak kebiasaan sirik tak jelas begini). Total sudah 14 season dari tahun 2005 sampai sekarang. Walau lumayan mencekam tapi saya gak terlalu suka karena tingkat kesadisannya lumayan berat.

Nilai : 7

5. Castle. Nah kalau nonton Criminal Minds terlalu melelahkan. Ada baiknya nonton yang ringan-ringan macam Castle. Masih film detektif tapi lebih kayak drama, ada lucu-lucunya dan romance-romance nya. ¬†Tayang sebanyak 8 season dari tahun 2009 – 2015, serial ini bertokohkan Richard Castle, seorang penulis novel misteri yang nanti bertemu Detektif Kate Beckett yang cantik yang kemudian dijadikan dasar tokoh novelnya. Ya nanti akhirnya ada romance diantara mereka setelah gaya gengsi dan kucing-kucingan ala Remington Steele.¬† Menghibur, tapi jangan harap kasusnya memerlukan pemikiran kayak CSI ya.¬† Kadang malah duluan kita nebak siapa pelakunya sebelum ceritanya kelar. Lumayan lah dinikmati saat weekend sambil ngemil indomie rebus ūüôā

Nilai : 7.5

6. Alfred Hitchcock : buat saya ini film legend banget. Sebetulnya bukan murni film detektif sih, lebih ke film psikologis thriller dengan ending yang mengejutkan terkadang ironis. Mungkin bisa dibilang plot twist ya. Walau masih film hitam putih tapi jalan ceritanya keren banget. Di awal adegan dan di akhir film pasti muncul Alfred Hitchcock nya membawakan narasi yang¬†garing tanpa ekspresi. Pertama kali diputar di RCTI waktu saya masih kecil. Saya bahkan masih ingat salah satu episode dimana seorang narapidana perempuan kabur dengan masuk ke peti mayat. Nanti di kuburan¬†dia sudah janjian dengan petugas penjara yang akan membantu membongkar kuburan. Singkat kata dia berhasil lolos. Pas sudah di kuburan dia nunggu lama untuk dilepaskan. Karena lama menunggu, jadilah dia nyalain lighter di dalam peti mati. Dan ternyata mayat yang dia tebengi adalah si petugas yang janji membebaskan dia… hiiii dasyaaat jeritannya. Ini kalau difilmkan versi Indosiar mungkin akan berjudul¬†: Azab Seorang Narapidana yang Kabur Terkubur Hidup-Hidup di dalam Peti Mati. Nah lo kalau judul udah sebegitu detail mo sutradara sejago apapun juga endingnya tetep ketebak.

Nilai : 9

7. Listener : Film Kanada yang bercerita tentang seorang paramedis Toby Logan (Craig Olejnik) yang mempunyai kemampuan membaca pikiran seseorang. Dia dipakai sebagai konsultan di kepolisian untuk memecahkan kasus pembunuhan dengan membaca pikiran orang-orang di sekeliling korban. Ya kirain cuma di Indonesia aja yang nangkep penjahat pake paranormal yaa… sama aja ternyata. Serial ini dibuat sampai 5 session sejak tahun 2009 – 2014. Walau gak senjlimet CSI, tapi saya suka. Mungkin karena tokoh-tokohnya gak ada yang annoying dan kalem semua :).¬† Nilai : 8

8. Perception : Bercerita tentang seorang neuropsychiatrist yang eksentrik, Dr. Daniel Pierce yang juga seorang pengidap schizophrenia. Dia bekerja dengan Kate Moretti, seorang agen khusus FBI dalam menyelesaikan kasus-kasus disana. Juga ada assisten Jaksa Donnie Ryan, mantan suami Kate. Selain tema detektif-detektifan, juga ada complex relationship antara ketiga tokoh diatas. Jangan harap analisis forensik disini ya, karena ya kurang lebih filmnya kayak Listener. Bedanya Toby mendengarkan pemikiran para saksi untuk memecahkan kasus. Di Perception dr Pierce memecahkan kasus dengan percakapan imaginer dengan tokoh-tokoh khayalannya. Walau biasanya saya julit dengan tokoh perempuan di film-film sebelumnya, tapi di Perception suka sama karakter Kate. Tapi walau suka toh saya masih suka ketuker juga sama tokoh Theresa Lisbon di Mentalist… halah padahal mereka gak mirip. Perception hanya diputar sampai 3 season sejak 2012 sampai 2015. Nilai : 8

9. Mentalist : Berpusat pada tokoh Patrick Jane, konsultan independent untuk CBI (California Bureau of Investigation)¬†yang istrinya dibunuh oleh Red John. Jane bekerjasama dengan agen FBI¬†Theresa Lisbon. Ini yang bikin suka ketuker-tuker antara Mentalist dan Perception. Sama-sama polisi/ FBI nya perempuan, dan cowoknya orang nyentrik yang nebak-nebak pembunuhnya cuma dari analisis psikologis aja. Walau berlatar dendam terhadap Red John, saya suka skip episode yang nyangkut-nyangkutin ke Red John. Males aja, gak ngikutin dari awal soalnya. Total 7 season sejak tahun 2008 – 2015. O iya di serial ini Jane akhirnya nikah sama Lisbon. Gak terlalu sukanya sama serial ini ya karena kasus real gak segampang itu deh mecahinnya dan gak semua orang bisa dijebak secara psikologis…tsaah. Tapi betatapun dikasih skor 8 jugalah.

10. Law & Order : Mungkin serial yang paling jadul diantara serial-serial diatas. Total ada 20 season sejak tahun 1990 sampai 2010. Kayaknya dari sebelum era TV kabel, sudah disiarkan di RCTI atau SCTV. Cuma dulu belum terlalu ngeh. Secara ya tokoh-tokohnya jadul-jadul, dan sudah tua. Isi ceritanya dibagi menjadi dua, pengungkapan suatu kasus kejahatan oleh pihak kepolisian dan selanjutnya persidangan di pengadilan oleh team kejaksaan. Beberapa episode tampak boring dan suram dengan alur yang lambat. Tapi sumpah cerita di dalamnya tuh kadang dalem banget, sumuur kali. Kayak abis nonton bukan yang langsung puas macam film detektif lain, yess ketangkep pembunuhnya. Ini masih kayak kita renungkan, ya ampun kok bisa ya. Harusnya gak gitu. Tapi ya kadang ada serial yang emang bosenin dari awal sampe akhir. Betapapun salut sama ratusan episode yang bisa tayang non stop, walau dengan pemain yang berganti-ganti. Seperti laiknya serial sukses, tentu ada adik-adiknya juga.

  • Law & Order : Criminal Intent. L&O CI¬†Criminal Intent adalah salah satu divisi di departemen kepolisian New York. Walau gak cakep, saya suka karakter¬†Vincent D’Onofrio sebagai detektif Robert Goren. Tuuh kan emak2 gak selalu liat fisik kok. Dia diem gak banyak omong. Banyakan mikir. Yang bikin plot film Law & Order berasa lambat di awal. Agak-agak mirip Grissom di CSI. Mungkin sama-sama gede besar dan dingin. tsaah kulkas kalii… Suka banget sama serial Law & Order yang ini, ya seperti saya bilang sebelumnya. Kalau nonton CSI berasa naik mobil sport, keren canggih. Nonton ini berasa naik Mercy jadul yang klasik, antik tapi dapet feelnya..tsaah berat amat bahasanya. Total serial ini 10 season dari tahun 2001 – 2011.¬†Nilai : 9
  • Law & Order : Special Victim Unit. Unit yang menangani tindak kejahatan seksual ini dikepalai Detective Olivia Benson¬†(Mariska Hargitay). Awal nonton di Diva TV, gak nyangka di TV yang isinya film drama¬†lope lope kok ada serial kriminal. Ternyata serialnya pun banyak tentang kejahatan pada perempuan. Gak selalu sih, kadang korbannya yang cowok juga ada. Nonton beberapa episode males, kasusnya gitu-gitu aja. Tapi lama-lama enak sih, atau karena serial lainnya udah pada abis ya? hihi… Total sudah 20 season sejak 1999- sekarang. Nilai : 8
  • O iya yang Law & Order 20 season itu sendiri saya lupa cerita¬†film-filmnya. Tapi harusnya bagus ya, sementara Nilainya 8 dulu deh.

11. Body of Proof body of prrof

Saya tau film ini juga baru-baru ini saja, setelah pencet sana pencet sini, eh ternyata di Sony TV ada juga film detektif. Ya walau ini yang memecahkan kasus bukan Detektif sih tapi medical examiner. Dr. Megan Hunt (Dana Delany), dulunya adalah seorang dokter bedah syaraf yang populer. Sesudah kecelakaan mobil dia tidak bisa mengoperasi lagi dan membantu pihak kepolisian dalam memecahkan kasus pembunuhan. Buat saya ceritanya enak sih, gak berat, juga diambil dari sisi medis gak melulu sisi polisi. Sayangnya cuma ada 3 season saja dari tahun 2011-2013.

 

Nah so far itu saja film-film crime yang saya inget. Yang mana film favoritmu?

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s