Kongkow Dulu di Holycow Pekanbaru

Dari awal restoran ini dibuka di Pekanbaru awal 2017 lalu, saya tidak kepingin sama sekali makan disini. Teman saya ada yang jauh-jauh dari Duri, sekitar 3-4 jam perjalanan ke Pekanbaru karena ingin makan disini. Bukan karena tidak enak, cuma ya di Jakarta kan banyak juga ya, cuma jalan kaki dari tempat les anak saya di Jalan Panjang. Jadi kayaknya saya prefer kalaupun makan ya cari tempat makan yang tidak ada di Jakarta.

Tapi karena teman saya Ulang Tahun dan berniat mentraktir di sana, tentu saya sambut dengan gembira… halaah giliran gratis aja girang. Jadilah cuss kami meluncur ke Jalan Jalan Soekarno Hatta, no.45. Labuh Baru Timur, Labuh Baru Tim., Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau 28294. Nah lengkap banget kan udah kayak mo kirim paket tiki, sampe ke kode pos-kode posnya.

Logo sapi dan nuansa merah putihnya tapak mencolok di pinggir jalan. Bangunan aslinya sepertinya banguanan 4 buah ruko yang diredekor menjadi restoran. Tempat parkir luas di sisi kanan kiri bangunan. Dari depan tidak tampak sama sekali suasana di dalam restorannya.

Taraaa…. interior dalamnya masih dalam nunsa merah putih dan paduan nuansa kayu, tampak hangat menyambut para pengunjung. Saya datang sedikit lebih awal dari jam makan siang sehingga agak kosong. Tidak lama kursi-kursi yang banyak ini terisi penuh walau tidak sampai antri pakai waiting list seperti di restoran padang Pagi Sore di Sudirman.

20180831_115926_resized_1

Pelayanannya tampak ramah dan cekatan. Gak beda sama di Jakarta. Kenapa saya catat disini, karena pelayan disini banyak yang jutek-jutek…hihi…jadi ngerasa impress banget kalau ketemu yang ramah.

Pilihan menunya sesuai namanya Holycow Steak House, ya isinya steak-steakan. Ada yang lokal sampai interlokal eh internesyenel. Sapi internesyenel tentu harganya lebih mahal. Kenapa begitu? Mungkin karena sapinya bisa bahasa Inggris…halaah..

20180831_121531_resized

Untuk setiap menu steak, dilengkapi sayuran jagung manis, pilihan buncis atau bayam dan frenc fries atau mashed potato.

Pilihan sausnya ada 5 macam, tapi saat saya kesana hanya ada 4. Mushroom sauce yang berisi krim kental dan jamur, enak sih kata saya. W sauce yang berwarna hijau dan bening dan saya gak doyan.  Juga ada blackpepper dan barbeque sauce yang standar seperti saus-saus beli instan itu tapi masih lebih enak inilah. Special Buddy sauce nya gak ada, walau di beberapa ulasan katanya enak. Gak usah galau mau pilih yang mana, karena kita boleh pilih 2 menu saus, dan kalaupun keabisan juga bisa tambah anytime.

Untuk minum sebagai penganut paham anak kos dan emak kos yang penuh perhitungan, tentu saja ambil menu Ice Tea / Hot tea yang bisa refill sak kembunge. Pilihan tehnya ada green tea, blackcurrent dan lemon tea.

20180831_121414_resized

Dan inilah menu utamanya. Saya lupa persisnya menu yang kami pesan. Kayaknya sih sirloin dan tenderloin. Rasanya 11 12 aja kok, cuma beda di lemak dan harga saja πŸ™‚  Foto yang diatas dengan saus mushroom dan black pepper. Yang bawah dengan saus mushroom dan BBQ.

20180831_121921_resized

Entah karena saya lupa rasa saat dulu makan di Jakarta, atau karena efek di traktir, tapi rasanya bener-bener enak. Dagingnya tanpa diberi saus sudah berasa berbumbu dan empuk. Kalau kamu penyuka panggangan well done a.k.a mateng banget seperti saya, sebelum dicampur bumbu si mbak pelayan nanya kematangannya sudah cukupkah? Dan coba diiiris sedikit dulu. Kalau kira-kira kurang matang, bisa minta dipanggangin ulang.

Sauted green bean nya juara sih menurut saya. Bumbunya terasa tidak hanya buncis plain. Kematangannya pas, tidak langu dan tetap krius krius.

Sesuatu yang pantas untuk diulang lagi. Tinggal cek tanggal-tanggal lahir teman saya dulu yaa…hihi… Takutnya beda lezatnya kalau bayar sendiri πŸ™‚

Oh iya, yang di Pekanbaru ini Holycow Steak House yang by chef Afit ya. Soalnya di beberapa kota lain kan ada 2 versi Holycow yaitu Steak Hotel Holycow dan Steak House by Chef Afit. Sama-sama ada gambar sapinya dan sama-sama nuansa merah putih. Karena awal-awal berdirinya memang kerjasama 4 orang yang kemudian pecah menjadi dua restoran. Selama ini yang saya coba sih baru yang by Chef Afit, tapi mungkin 11 12 saja rasanya. Nah ini beda kedua sapi itu. Mooooooo!!!

Iklan

3 respons untuk β€˜Kongkow Dulu di Holycow Pekanbaru’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s