Menikmati Wedang Kopi di dekat Candi

Saat mudik kemarin ke rumah kakak saya di salah satu dusun di daerah Yogya pinggiran, karena memang tinggal jalan kaki beberapa langkah saya sudah masuk perbatasan Jawa Tengah – DIY, sungguh tidak disangka kemajuan super duper cepat disana.  Malam hari saya diajak ‘ngopi-ngopi’ cantik di pinggir sawah, katanya. Ekspektasi saya namanya di tengah sawah tentu saja warung kopi biasa.

Ternyata sampai di Wedang Kopi levelnya bukan warung kopi biasa. Lahan yang memanjang kebelakang didesain artistik dengan beberapa rumah joglo dan taman yang diterangi lampu warna warni yang cantik dengan pemandangan hamparan sawah di kanan kiri dan belakang. Parkiran yang luas full booked oleh mobil. Jadilah kami mencoba melihat tempat lain ke arah Candi Plaosan. Disanapun suasanannya tak kalah instagrammable. Lampu-lampu dan lampion warna warni menghiasi lokasi di samping candi Plaosan yang juga dipenuhi cafe-cafe cantik. Tetapi memang belum rejekinya, jadilah penuh dimana-mana.

Capture

Akhirnya kami kembali ke Wedang Kopi, dan berhasil mendapatkan parkir disana. Masuk kedalam, ternyata kursi-kursi yang sedemikian banyaknya, baik indoor ataupun outdoor, semua full. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya bisa mendapatkan seat di dalam.

Menu makanan utama disini disajikan prasmanan, berupa nasi, oseng soun, sayur daun pepaya, botok, garang asem, goreng-gorengan, sate-satean, dsb.

20180620_185951_resized

Sesuai namanya, tentu menyajikan beragam kopi baik yang khas Indonesia seperti Kopi Toraja, Mandailing, Sidikalang, dan sebagainya atau kopi modern seperti cappucino, coffe latte dsb.  Sebagai pelengkap menu bisa pesan jadah goreng, mendoan, singkong, dsb.

20180620_190056_resized

Di tengah warung terdapat panggung yang menyajikan hiburan musik live. Banyak spot cantik untuk berfoto disana. Mau lebih bersuasana pedesaan? Bisa pinjam baju beskap dan lurik untuk berfoto ala-ala disana. Terdapat lemari penyimpanan baju-baju yang bisa dipinjam for free.

Soal harga, buat yang biasa nongkrong di Jakarta atau dibandingkan harga Pekanbaru, nongkrong disini gak bikin kantong jebol.  Teh 5000, Kopi Nusantara 16000, Teh Leci 13000, Cappucino 18000, seporsi jadah 8000, seporsi mendoan 8000. Jadi kalau mau nongkrong berdua teman berjam-jam sambil browsing bawa 20,000 bisa banget..hihi..

Letak Wedang Kopi 2km ke arah utara dari Candi Prambanan, dan sekitar 450 meter menuju Candi Plaosan.

Tepatnya di Jalan Manisrenggo KM 1 Bugisan Prambanan. Untuk reservasi bisa ke nomer 0274-2850751 atau WA ke nomer 081329992926.

Jam buka dari jam 10 pagi sampai 10 malam. Kalau datang pagi kelebihannya foto-foto pemandangan sawah, background pegunungan akan tampak. Kalau datang pagi kelebihannya lampu-lampu tampak cantik.

Mudah-mudahan menu camilannya diperbanyak, secara saya gak tipe makan kenyang (dengan menu yang 11 12 saja sama di rumah :)). Yah bisalah ditambah cemilan pisang bakar, martabak telor, indomie rebus, bakso….halaah katanya gak tipe makan kenyang…hihi…

Definitely bakal kesini lagi, secara jaraknya cuma 3km dari rumah kakak saya 🙂 Selamat ngopi2 cantik!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s