Kembali Ke Bukittinggi – Day 3

Hari ketiga di Bukittinggi sebetulnya tinggal saat packing-packing sih. Niatnya saya mau coba icip-icip sarapan di Pical Ayang, tapi karena nemenin anak-anak sarapan di penginapan jadilah ikutan sarapan juga. Waduh jadilah agak kenyang inih.

Biar turun dulu sarapannya saya jalan kaki ke toko oleh-oleh di persimpangan Jalan Ananda. Jenis Oleh-oleh makanannya lumayan banyak, tapi sayang gak ada harganya, jadilah kita cap cip cup milihnya. Sampe kasir, ya lumayan agak mahal ya walau gak mahal-mahal amat. Untung cuma beli sedikit.

Dari situ tinggal jalan kaki ke Pical Ayang. Lokasinya di Jl. Binuang, Kayu Kubu, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat 26136. Sesuai namanya harusnya kita pesan pical nya ya. Pical tuh menurut saya sih mirip-mirip pecal juga, isinya sayuran, lontong, mie kuning, kerupuk merah, dan kuah kacang. Tapi karena perut beneran masih kenyang jadi saya gak berani pesan menu berat begitu. Jadilah saya cuma pesan bubur kampiun.

Ternyata bubur kampiunnya pun kelas berat. Isinya lengkap. Ada ketan hitam, kacang hijau, biji salak, dan lupis ketan. Perpaduan manis, legit dan santan kental sungguh enak dan kenyang. 1 porsi begini harganya cuma 7000 saja.

Kakak saya pesan sup daging. Rasanya agak asin. Dagingnya empuk. Harganya cuma 17ribu lengkap dengan nasi. Untuk yang may pesan lontong sayur telur harganya murah cuma 8000, sementara lontong pecal telurnya 12rb. Next time kesini lagi harus coba ah.

pical ayang2

Sesudah ‘sarapan session dua’ ini saya kembali jalan kaki ke hotel, dengan perut buncit dan jalan yang nanjak..huhu.. Packing dan check out sekitar jam 11 siang. Resiko pergi di jam nanggung ini adalah saat kita laper belum tentu ketemu tempat makan yang representative di tengah jalur luar kota yang berliku-liku di tengah tebing dan jurang yang curam ini.

Untungnya sampai di Pangkalan kita ketemu restoran yang besar banget, persis di sebelah POM bensin. Namanya RM Ombak.

RM ombak 2
Restoran Ombak nya di sebelah kiri. Di kanan POM bensin. Gambar diambil dari google maps, ternyata sebelumnya adalah restoran CFC, gede banget kan.

Restorannya guedhe banget dan bagus. Di dalamnya ada ruang untuk non AC atau yang AC. Di ruang non AC pun disediakan kipas angin gede-gede. Ada high chair untuk yang bawa anak-anak. Di belakang ada deretan kamar mandi umum, mushala, dan kamar-kamar yang dari pintunya aja bagus banget, lebih bagus dari rumah saya..haha.. Mungkin buat pegawai-pegawainya. Ada teras duduknya juga. Di bagian luar ada kolam ikan dengan air mancur kecil, toilet dan mushala lagi. Yang di bagian luar mungkin untuk umum termasuk orang-orang yang berhenti isi bensin. Sementara yang di dalam untuk pengunjung restoran. Tetapi ya sekali lagi, walaupun toiletnya mutu bangunannya bagus, secara pintunya aja berat banget dibukanya, tapi kotor dan baunya jangan ditanya. Mbok ya daripada pegawai banyak-banyak, bayar 1 orang tukang bersih-bersih kamar mandi.

20180702_133239_resized (002)

Menunya masakan padang. Rasanya ya standard. Enak, tapi bukan yang akan bikin terkenang-kenang. Karena infrastrukturnya sudah oke, sayang kalau gak dimaksimalkan. Tinggal kurang clean di kamar mandi aja, udah bisa untuk alternative transit. Alamatnya : Pangkalan, Pangkalan Koto Baru, Lima Puluh Kota Regency, West Sumatra 26272.

 

 

Iklan

2 respons untuk ‘Kembali Ke Bukittinggi – Day 3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s