Mengunjungi Kebun Binatang Kasang Kulim – Pekanbaru

Sesudah vakum nulis blog selama 3 bulan karena hectic di kerjaan dan anak-anak jelang ujian, saatnya menulis lagi. Tulisan ini pun #LatePost saat sekolah anak-anak mengadakan Field Visit ke Kebun Binatang.

Waktu kecil kebun binatang yang pernah saya kunjungi baru Ragunan di Jakarta yang lumayan luas dan lengkap (140 hektar kata google) dan Kebun Binatang Gembira Loka – Yogyakarta (20 hektar) yang saat itu ada Taman Lalu Lintasnya. Karena saya masih kecil, jadi seingat saya bagus dan oke tempatnya. Waktu kuliah saya tambah wacana perkebun binatangan saya dengan mengunjungi Kebun Binatang Jurug di Solo. Walaupun luasnya cuma beda tipis dengan kebun binatang Gembira Loka (13.9 hektar) tapi saya melihat nya kok ngenes ya. Ada singa yang kurus dikurung di kandang yang sempit. Lainnya lali. halah blogger opo ini. Mungkin singa pun saya ingat karena kita bintangnya sama-sama Leo…halah meneh.

Sesudah menikah dan punya anak, jalan-jalan bertambah ke Taman Safari Cisarua. Ya jangan dibandingin sama kebun binatang diatas ya boow, luasnya aja 350 hektar. Untuk mengelilinginya kita naik mobil dan binatangnya bebas jalan-jalan memandangi mobil kita. Lha kok jadi kewalik :). Binatangnya tentu lemu ginuk-ginuk dan tampak bebas lepas bagai merpati (hayah jadi lagu..). Seumur-umur kok ya baru sekarang saya kesana ya? Pas liat tiketnya, okesip, saya gak kesana waktu kecil karena tiketnya sekitar Rp 150,000/orang… haha, bandingkan sama Ragunan yang sekitar Rp 10,000/ orang 🙂

Saat sudah punya anak saya juga revisit Ragunan. Karena testimoni beberapa temen yang bilang sekarang Ragunan bagus dan rapi. Dan bener lho, dengan tiket yang murah, kita dapet Ragunan yang bersih dan tertata. Ada tempat pinjam sepeda kalau kita mau keliling2 pakai sepeda. Abang-abang jualan souvenir atau makanannya pun tertata dan harganya murah-murah (penting yee..), mungkin karena biaya sewanya juga murah. Ini pengalaman sekitar 4 tahun yang lalu ya, jadi kalau mungkin pengelola Ragunan berganti dan dia jadi gak OK, ya maafkan testimoni saya.

Hadeh emak2 ya begini ini, mo crita Kebun Binatang Kasang Kulim, preambule nya panjang bingits. Waktu sekolah si Adek mengadakan jalan-jalan ke kebun binatang ini, saya browsing beritanya dulu. Hmm, kok negatif semua ya. Tapi chit chat sama orangtua murid katanya sekarang sudah diperbaiki kok karena ada berita negatif2 gitu. Okesip, saya ikut sama si Kakak, Bude, Mbak, Driver, rombongan komplit :).

Kebun Binatang Kasang Kulim terletak di Jalan haji Usman, Kubang Raya, Siak Hulu, Kubang Jaya, Siak Hulu, Kabupaten Kampar, sekitar 27Km dari rumah saya. Jauh ya book…nggak sih rumah saya aja yang di pinggir kota 🙂 Kalau dari bandara dia cuma sekitar 12km.

20180505_091038_resized (002)
Loket tempat beli karcisnya. Dewasa Rp 25,000. Anak Rp 20,000

 

20180505_091230_resized (002)
Gerbang masuk

Walau di sekitar parkiran tampak gersang, di dalam cukup banyak pepohonan. Dengan luas 10 hektar kata google saya pikir cukup besar juga areanya. Dari pintu masuk cukup sejuk walau bangunan2 didalamnya berkesan jadul, masih okelah.

Saatnya keliling untuk melihat binatang yang ternyata bisa dikitari oleh anak-anak dengan berjalan kaki (entah 10 hektarnya apa termasuk parkiran atau gimana ya?).

Di sepanjang jalan ada tulisan dilarang berjualan di sepanjang area kebun binatang, tapi di sepanjang arena pula abang-abang jualan dengan sante di pante (eh sante di kebun binatang) menggelar dagangannya.

20180505_102231_resized (002)

Pertama memasuki area perunggasan. Kandang burungnya cukup kecil dan seadanya, dengan air di pojokan yang berwarna coklat kehijauan. Entah buat burungnya minum atau main air.

20180505_104213_resized (002)20180505_103153_resized (002)

Tadinya saya pikir kandang burung kecil karena burung kan kecil ya, ternyata beruang dan kuda nil juga tinggal di kandang yang yang tidak terlalu besar. Jarak aman dengan pengunjung untuk kandang2 binatang buas juga terlalu dekat. Seperti di gambar atas anak-anak berdiri cukup dekat. Bisa nyemplung ke kandang kuda nil, atau mungkin kesemprot air kuda nil 🙂

20180505_102603_resized (002)

ini kandang tapir yang lumayan besar ukurannya. Binatangnya berendam di situ terus mungkin karena di sekitar kandangnya gersang dan udara panas. Bau tidak enak mungkin selain dari binatang juga air yang kotor dan banyak lalat.

Gajah berada di tempat terbuka tapi kakinya di rantai. Itupun dia dijadikan hewan tunggangan keliling kebun binatang.

20180505_104039_resized (002)

Orang utan tampak murung di kandangnya yang sempit. Sampai si Adek bilang : “bunda, kok kayak lebih bahagia monyet di rumah kita ya.”

Hihi…rumah kami memang banyak monyetnya. Gambarnya seperti dibawah ini, kalau sore hari mereka keluar mencari makanan. Lebih tampak riang gembirakah? Mungkin karena mereka lepas, bebas, gantian kitanya yang dikurung ngumpet di dalam rumah 🙂

Capture

Apakah ada semacam Taman Lalu Lintas seperti di Gembira Loka jaman saya kecil dulu? Hmm di sudut kebun binatang ada kereta-keretaan yang sepertinya dikelola pedangang lokal saja dengan rute rel mengitari area di foto saja. Lebih luas rute kereta-keretaan di mall. Itupun tidak jalan, Entah karena tidak ada yang naik atau rusak.

20180505_102101_resized (002)

Sampah pun nampaknya kurang dikelola dengan baik. Tampak berserakan di sepanjang pinggir kebun binatang.

Capture

Saya kurang tahu apakah Kasang Kulim dikelola pemerintah daerah atau swasta. Jika swasta dengan modal menengah saja akan berat, karena memelihara binatang perlu biaya tinggi untuk makanan yang mahal, tempat tinggal, perawatan dokter dan kebersihan lingkungan. Sepupu saya yang cuma memelihara kucing saja sudah cukup memakan cost lumayan tinggi. Untuk propinsi sekaya Riau, kayaknya Pemda bisa membantu mendanai. Kan bagus kalau kota sebesar Pekanbaru punya kebun binatang yang terawat, bersih dan lengkap.

Anyway, cost kesana ternyata jadi mahal karena anak saya minta mainan di abang2 jualan yang harganya lebih mahal dari tiket masuknya..hihi..

 

Iklan

2 respons untuk ‘Mengunjungi Kebun Binatang Kasang Kulim – Pekanbaru’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s