Les Kumon di Pekanbaru

Dari dulu kepikir kalau KK SD nanti, saya mau les-kan dia Kumon. Karena terinspirasi keponakan saya yang pinter banget matematikanya jauh melebihi level sekolahnya. Kebetulan ada salah satu cabang Kumon di dekat rumah. Saya search ada akun Instagramnya dan mendapatkan nomer telpon dari sana.

Saat saya telpon, untuk trial class / coba gratis mereka punya periode waktunya. Karena sudah terlewat, akhirnya saya harus menunggu periode berikutnya di bulan Maret 2018. Pertama-tama adalah test penempatan. Anak akan diberi soal untuk mengukur dia ada di tingkatan mana. Setelah itu, guru akan menjelaskan kepada orangtua bahwa anak kita masuk di level terterntu dan penjelasannya. Setelah itu kita bisa mulai kelas percobaan seminggu 2x selama 4 kali pertemuan. Si KK ditawari untuk ikut coba gratis Kumon Matematika dan Kumon Bahasa Inggris. Jadi selama 4 pertemuan dia ikut kedua pelajaran tersebut.

Kalau sebelumnya saya berpikir di Kumon akan diajari metode berhitung yang canggih agar cepat, atau trik-trik menyelesaikan soal matematika. Ternyata saya salah. Justru di Kumon diajari Belajar Secara Mandiri. Jadi anak akan mengerjakan soal umumnya 10 lembar bolak balik dengan mencatat waktu mulai dan waktu selesai. Istilah di kumon Standar Waktu Penyelesaian (SWP). Misalnya Matematika level 2A, waktu yang ditetapkan adalah 1-2 menit/lembar. Sehingga diharapkan 10 lembar bisa diselesaikan sebelim 20 menit.

Kalau sebelumnya saya pikir di kelas, akan duduk bersama anak-anak di satu level dan guru mengajar. Ternyata nggak. Sesuai dengan konsep Belajar Mandiri, anak-anak akan mengerjakan soal sesuai tingkatan mereka, Jika sudah dirasa cukup mereka bisa maju ke level yang lebih tinggi. Setiap anak berbeda-beda, bisa lambat atau cepat dalam naik ke tiap level. Sehingga satu anak bisa Belajar di Atas Tingkatan Kelas-nya.

Aktivitas untuk Kumon Matematika : Anak masuk kelas (o iya jam masuknya bebas ya di hari yang ditentukan). Mengumpulkan PR yang dikerjakan di rumah. Mengerjakan soal dengan mencatat waktu. Mengumpulkan ke Guru sambil dibahas jika ada kesalahan.

Untuk Kumon Bahasa Inggris agak berbeda, mengumpulkan PR, mendengarkan CD sambil membaca buku. Mengerjakan soal.

Si KK sih selalu dapet 100 untuk Bahasa Inggrisnya. Tapi suka ada salah-salah di Matematikanya. Karena itu dia minta di les-in Bahasa Inggris…”karena gampang, Bunda.” yaaelaa nak, yang kamu bisa mah ngapain pake bayar les 🙂 Lagipula saya kurang sreg kalau belajar Bahasa inggris cuma dari Buku dan CD saja. Saya prefer seperti di EF yang banyak conversation-nya dan lebih fun. Reviewnya saya tulis disini : https://curcolbudol.com/2017/06/07/review-ef-pekanbaru/

Untuk Matematika, walaupun si anak belajar sendiri, saya tetap ikuti. Karena anak saya toh suka juga les disitu. Dan melatih kedisiplinan serta focus pada tugasnya. Yah anak jaman now (baca : anak saya dink) gampang banget distracted serta pikirannya terlalu super duper multitasking, jadi gak kelar semua . Sementara di Kumon karena pakai waktu jadi dia focus ngerjain yang ada di hadapannya.

Untuk biayanya : Pendaftaran 250ribu. Perbulan 320ribu. Masuk 2x seminggu. Kalau tidak ada kelas tetap ada PR yang harus dikerjakan di rumah. Jadi kebayang kalau saya liburan panjang yang bisa 3 minggu, anak saya bawa 21 PR masing-masing 10 lembar.

Apakah perlu les Kumon?

Menurut saya ya, kalo ibunya di rumah bisa cukup punya spare waktu untuk belajar sama anak-anak, gak usah ya. Cukup bikin atau beli contoh soal-soal, dampingi, karena kan cuma 20 menit aja untuk ngerjain dan 10 menit untuk review. Saya sih mau-mau aja ngajarin, lumayan hemat 320ribu, cuma kadang ya anak saya lebih behave dan disiplin kalau yang ngajarin orang lain. Kalau sama emaknya banyak becanda sama cemberutnya. 

Walau gak ngajarin trik-trik matematik, tetapi bener-bener membantu pola teratur dan disiplin anak. Soal diberikan bertahap sesuai kemampuan anak. Walau gak susah tapi banyak. Dan itu bener-bener melatih ketekunan, ketelitian dan daya tahan fisik dan mental :). Inget jaman psikotest mo masuk kerja yang ada tes hitung koran atau pauli kraepelin kan. Nah yang dites keuletan, kemauan, kestabilan emosi. Agak-agak kayak robot ya..kebayang ya didikan ala Jepang..mana ada yang awur-awuran bebas gitu. Selama anak saya happy, mamak ya happy2 aja, paling dompet yang agak cemberut.

Untuk yang berminat mencoba kelasnya, Kumon dimanapun rutin mengadakan Coba Gratis di bulan Maret  Agustus, November. 

Happy Trial!

Iklan

3 respons untuk ‘Les Kumon di Pekanbaru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s