City Tour : Menyusuri Jakarta dengan Bus Tumpuk

Sudah bertahun-tahun jadi warga DKI tapi belum punya kesempatan ngajak bocil naik trans jakarta. Setelah jadi warga Riau eeh malah disempet-sempetin naik bus tingkat untuk keliling kota…hehe ya maklum lah sekarang kan statusnya turis di ibukota.

Setelah browsing, jadi tahu kalau ada 4 rute bus city tour.  Mulai dari :

1. Sejarah Jakarta

2. Jakarta Baru

3. Kesenian dan Kuliner (khusus Sabtu)

4. Pencakar Langit Jakarta

Rencana awal mau ikut rute Sejarah Jakarta yang bisa lewat kota tua dan museum  Bank of Indonesia.

Saya memulai perjalanan dari halte Juanda. Dari rumah jaraknya sekitar 5.7km. Saya dan si KK cukup naik gojek aja.

Tadinya saya pikir bus tumpuk a.k.a bus tingkat ini memakai halte busway, ternyata nggak. Dia pakai halte di lajur kiri kayak bus biasa. Kursi buat nunggunya pun kursi plastik warung biasa. Mas-mbak petugasnya yang pakai baju batikan.

Sampai disana sudah ada 3 bus parkir. Sayangnya rute kota tua baru aja lewat. Sementara si eneng sudah gak sabar menunggu. Jadilah kami naik bus yang paling depan, jurusan Jakarta Baru melewati Monas dan Balai Kota.

Halte Juanda
Pengalaman pertama naik bus yang ada tangganya
Serasa bus milik pribadi. Kalau naik dari djuanda memang bus biasanya kosong. Tapi lama-lama full juga kok

Di spot spot tertentu akan ada pengumuman dan narasi mengenai lokasi yang kita lewati, melalui pengeras suara.

Yang bunda lupa adalah membawa bekal makanan buat si kakak. Karena memang belum jam makan siang dan dipikir toh jaraknya cuma dekat nanti makan pas turun. Apa daya baru sampe Monas sudah ribut pengen makan.

Manyun kelaparan di Monas

Begitu lewat Sarinah dan melihat logo Burger King sudah cerewet minta makan. Ya sudahlah kami turun dan makan di KFC…haha..Burger Kingnya udah kelewat soalnya.

Nyam nyam di KFC

Selesai makan kami ke halte lagi menunggu bus lewat. Ternyata yang datang bus jurusan BW4 melewati Senayan.

“Gak papa bunda..nanti ke kantor bunda kan ada mall…aku sudah lama gak ke mall” Yaelaa ujung-ujungnya mall juga…haha…

Bus kedua kami lebih cantik dari bus pertama. Warnanya merah menyala karena sponsor coca cola dan cimb niaga.

Di jalan si KK tanya “Bun, mana si tiolt nya?”

Bunda : “si Tiolt? Si Tiolt apa?”

Kk : ” kan tadi bunda bilang kita mau ke kota tua. Siti olt..”

Oalah…si tiolt = city old = kota tua….yaelaa..

“Lha kita gak naik bus ke kota tua kak? Apa mau ganti aja nanti?”

“Ooh gak usah deh bund..aku ke mall aja.”

Dan jadilah petualangan ke kota tua kami berubah jadi ke plaza senayan…haha..

Tips nya jalan-jalan dengan bus tingkat :

1. Siapkan makanan dan minuman

2. Duduk diatas bagian paling depan untuk view terbaik

3. Bawa kamera buat selfie-selfie

4. Kalau udah mau dekat sebaiknya siap-siap turun ke bawah biar gak kelewatan haltenya

5. Gak usah tergoda naik bus yang paling depan dan beda jurusan. Mending sabar menanti bus berikutnya karena toh jarak muter-muternya deket aja

6. Ambil waktu bepergian di hari Minggu atau long weekend agar jalanan Jakarta sepi.

Selamat jalan-jalan gratis.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s