Menghitung Biaya Listrik Sehari-Hari

Sebagai #EmakIrit bin Rempong segala sesuatu yang berhubungan dengan duit pasti mendapat perhatian lebih dari saya. Segala kenaikan harga sembako sampai kenaikan berat badan pasti menjadikan hati emak berdebar-debar. Apalagi yang namanya kenaikan tarif dasar listrik….hmmm rasanya langsung mau mengadu pada bapaknya anak-anak. Ya selain beliau tempat bersandar kayak lagu Tommy Page a Shoulder to Cry On (duile jadulnya), juga karena beliau juga pegawai PLN. Jadi bisa kan sekali merengkuh dayung, rengkuh bahu dan rengkuh dompet terlampaui.

Karena Ibu PLN inilah makanya beberapa kali ditanya teman, gimana sih kok kayaknya pulsa listrik ku cepat banget abis? Atau, kok tagihan listrikku naik turun ya?

Saya sih gak tau persisnya bagaimana PLN menghitung beban listrik kita, cuma secara matematik dan fisika (eciyee…kibas poni), dikira-kira aja rumusnya adalah sebagai berikut :

Jumlah yang kita bayar per bulan =
Jumlah daya alat listrik (watt) x waktu pemakaian (jam) x TDL (Rp/Kwh) x 30 hari: 1000

TDL = Tarif Dasar Listrik, dengan satuan Rp/Kwh. Dulu sih beda TDL untuk rumah dengan daya listrik 900watt, 1300 watt sampai dengan 5000 watt. Tapi kayaknya berdasarkan aturan terakhir kemarin jadinya semua sama.

Berikut rincian TDL untuk bulan April – Juni 2017….deg deg an kaan? Karena kita gak tahu bulan Juli bagaimana. Jadi salah siapa ibu-ibu? Salah presidennya? Ya nggak lah, salah magic com yang kita colok 24 jam non stop..hehe…coba masak pake ketel gak perlu bayar listrik deh…e tapi bayar gas nya…hihi…nanti kita bahas kepiluan harga gas di postingan selanjutnya.

tarif listrik

Kalau sudah tahu rumusnya kita bisa kalkulasi harga tiap barang elektronik di rumah kita. Mana yang memberi kontribusi terbesar dan mana yang kecil. Kita bisa mulai optimalkan yang kecil dan minimalkan yang besar.

Contoh untuk pemakaian lampu dibawah ini :

Lampu kamar mandi misal 5 watt, jika kita nyalakan hanya saat dipakai, misal 2 jam sehari, biayanya hanya Rp 440/bulan. Jika kita nyalakan non stop maka akan menjadi Rp 5.282/bulan. Secara jumlah rupiah tidak signifikan tapi tetap ok mengajarkan anak-anak untuk hemat energi karena sesungguhnya energi yang kita pakai saat ini adalah juga hak saudara-saudara kita di beragam pelosok negeri… eciyee…sekali-kali bener lah..

lampu

Nilai signifikan ada pada alat-alat berdaya besar, misalnya AC

AC

Pemakaian AC 400 watt selama 1 jam selama 1 bulan sebesar Rp 17,607. Tapi masalahnya jarang orang pakai AC cuma 1 jam šŸ™‚

Dibawah ini contoh pemakaian ala-alat rumah tangga yang mempunyai 1 TV, 3 AC low watt, 1 kulkas, lampu-lampu di tiap ruangan, dispenser, dll dengan biaya per bulan ~Rp900.000. Perhitungan ini tidak menghitung printilan kayak blender, penyedot debu, charger HP, dsb.

Untitled

Nah udah tahu kan kenapa ujug-ujug tagihan melonjak. Jadi bukan karena penak jaman mbiyen tho? Tapi karena jaman mbiyen kita mungkin masih masak air pakai ceret buat mandi dan bukan water heater.

Terus tips dan trik biar kita agak bisa meredam gejolak kawula muda, eh gejolak tagihan listrik apa donk :

  • Pakai barang-barang low watt, misal untuk lampu, AC, dan sebagainya. Memang sedikit lebih mahal tapi mengurangi biaya bulanan kita.
  • Substitusi barang-barang berdaya besar dengan daya kecil. Misal AC dengan kipas angin. Kipas angin dengan kipas tukang sate…hehe…
  • Manfaatkan cahaya matahari di siang hari untuk mengurangi pemakaian lampu. Jadi buka jendela lebar-lebar, selain mendapat cahaya juga mendapat AC, angin cemilir.
  • Panas matahari juga bisa dimanfaatkan untuk meminimalisir penggunaan pengering cucian.
  • Cabut kabel dan peralatan dari saklar jika tidak dipakai
  • Matikan alat listrik saat tidak dipakai. Misal AC kamar saat kita akan pergi keluar
  • Ganti pemakain listrik dengan sistem pulsa. Selain kita bisa mengontrol pemakaian juga banyak promo diskon pulsa di toko-toko online…hihi iklan sponsor.
  • Berdoa supaya bulan Juli nanti TDL gak naik…haha

Oke segitu dulu ya, masih banyak kok yang bisa kita optimalkan.

File excelnya di bawah ini ya

Tarif Listrik

Mari Hemat Energi. Selamatkan Bumi….dan dompet!

Iklan

Satu respons untuk ā€œMenghitung Biaya Listrik Sehari-Hariā€

  1. hi mba salam kenal, thanks sharingnya. Issue listrik juga jadi bagian maha penting di rumah tangga sekarang ini. Alhamdulillah sekarang udah tau pola penghematannya dari 1 jt pas awal2 pindah jadi 600-700 rb/bulan. Saya member paytren, trus mengganti bbrp peralatan dgn yg hemat energy kyk lampu dan pompa air.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s