Mencoba Bank Mandiri Online

Beberapa hari yang lalu tampilan internet banking bank mandiri, http://www.bankmandiri.co.id berubah. Bukan berubah jadi Ksatria Baja Hitam, tetapi berubah dari kepompong menjadi kupu-kupu…e ciyee…persahabatan donk. Eh bener kok memang backgroundnya kupu-kupu. Buat yang belum register nomer ponselnya,  masih bisa menggunakan internet banking versi lama dengan meng-klik tanda panah merah seperti dibawah ini.

mandiri online.JPG

Kebetulan token saya hilang sejak terakhir saya ke Jakarta Februari kemarin, dan notifikasi sms banking saya raib dari HP sejak beberapa bulan yang lalu. Jadi sekalian lah saya ke kantor cabang Bank Mandiri terdekat

  1. Token Hilang

Untuk token hilang, syaratnya harus membawa kartu ATM, buku tabungan, kartu identitas, bayar uang pengganti token sebesar Rp 100,000 dan surat keterangan hilang dari kantor polisi…Aduuh males banget kan yaa..selain gak tau kantor polisi nya dimana juga. Jadi kata si mbak install saja dari playstore Mandirionline di HP kita nanti kita bisa bertransaksi secara online tanpa menggunakan token.

2. Notifikasi SMS banking hilang

Dicek oleh si mbak di datanya, seharusnya notifikasi sms banking saya masih aktif. Karena tidak bertemu titik permasalahannya, akhirnya saya skip saja dulu, toh tidak urgent-urgent amat.

3. Install Mandiri Online di HP

Jadi untuk bisa menggunakan fasilitas online dari HP tanpa token, kita harus mengisntall mandirionline dari playstore. Sesudah install, kita akan diminta untuk mengisi data-data seperti nama, nama ibu kandung, nomer kartu, tanggal expired kartu. Untuk loginnya user name dan password sama dengan internet banking ya.

Kemudian akan dikirimkan nomer OTP ke HP kita via sms, yang perlu diinput ke dalam aplikasi tadi. Sampai menunggu 5 menit, tidak kunjung ada sms nomer OTP ke HP. Sampai resend OTP 2x tetap saja tidak terima…tuing tuing…si mbak CS cuma bilang mungkin jaringannya mbak…ya sih kok tapi akun sosmed dan WAG saya tang tung tang tung aja dari tadi ya..ini pasti server mandiri yang payah…iiissh suudzon.

Screenshot_20170406-130337-resize.png

Setelah cengo sejenak di meja CS, akhirnya donk…donk….ya iyalah saya gak bisa dapet notifikasi OTP, lihat aja di point nomer 2 diatas. kan saya memang udah beberapa bulan ini gak dapet sms dari Mandiri. Kalau di data si mbak CS HP saya masih aktif, berarti yang harus dibongkar settingan sms di HP saya nih. Saya buka setting, masuk ke daftar blockir sms, dan tuing tuing ada 3355 di dalam daftar black list HP saya….ya ampuun…maaf ya pada Mandiri team dan jajaran IT nya, saya sudah berprasangka buruk pada server anda. Mungkin waktu terima sms banking saya pernah kepencet dan masuk ke daftar blockir, saking banyaknya sms spam yang nawarin kartu kredit, KTA sampe temen ngobrol…

Sesudah buka blokiran HP, masuklah nomer OTP saya. Dan tarraaa bisa mulai cek transaksi disana. Misal kamu punya beberapa rekening, kartu kredit, deposito dan sebagainya, laporannya integrated menjadi satu disana.

Untuk transaksi transfer atau pembayaran, tetap memerlukan PIN yang asalnya dari PIN aktivasi HP kita. Kalau lupa sekalian di reset saja disana.

Ada satu sih kendalanya, jadi sering banget muncul tampilan begini di HP, tapi ditunggu aja beberapa menit nanti kita bisa login lagi. Kalau kita perlu buru-buru beli token listrik saat meteran listrik sudah jerit-jerit kayaknya kendala beginian perlu direview lagi oleh Mandiri.

Screenshot_20170406-134341-resize.png

Silakan dicoba, kalo mo coba-coba transfer bisa ke nomer rekening saya 🙂

Happy transferring!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s